Tampilkan postingan dengan label Pengantin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantin. Tampilkan semua postingan

Sumpah Terharu! Pantesan Cewek Nangis Lama, Dilamar Cara Ginian


Memutuskan untuk menikahi seseorang adalah keputusan yang besar dan untuk seumur hidup, tak jarang beragam cara digunakan untuk memikat pasangan.
Satu di antaranya di video ini, seorang pria memberikan kejutan yang melibatkan banyak orang.
Sebuah akun Facebook dengan nama Stanton Warriors mengunggah video ini pada 2 Mei 2013 lalu. Hingga Sabtu (18/4/2015) video ini telah dibagikan oleh 44.903 akun FB.
Sebuah cara melamar yang keren, kreatif dan luar biasa, pasangan wanita tak menyangka bahkan terlihat syok dan nangis lama.
Sebuah lagu populer dari Bruno Mars berjudul Marry You tiba-tiba diputar di sebuah tempat terbuka.
Tiba-tiba banyak penari cantik yang terlibat.
Pasanagn tersebut melihat pertunjukan spontanitas itu, si pria yang sebenarnya sudah menyiapkan semua seolah-olah juga tak tahu dan hanya sekedar melihat.
Lalu apa yang terjadi? Si wanita menjerit, histeris setelah mengetahui hal itu.
Seperti apa sih proses melamar yang heboh? Lihat videonya di sini:
Wow! Keren bukan? Sebuah cara kreatif untuk memikat hati seseorang agar bersedia dipinang.
Semoga video ini menginspirasi Anda. 
Sumber: http://manado.tribunnews.com/2015/04/18/sumpah-terharu-pantesan-cewek-nangis-lama-dilamar-cara-ginian

Sedih, 1.000 Undangan Diberitahu Pernikahan Batal Karena ini..

Suharnas (31) adalah salah satu korban gempa yang tertimpun reruntuhan bangunan toko, setelah gempa 6,5 SR mengguncang kawasan Pidie Jaya, Rabu (7/12/2016) pagi.
Suharnas adalah pria asal Padang yang sudah bertahun-tahun menetap di Gampong Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya.
Kamis (8/12/2016) ini, Suharnas seharusnya mempersunting seorang wanita bernama Yusra Fitriani, yang berasal dari Desa Dayah Timu, Kecamatan Meureudu.
Namun apalah daya, ternyata rencana bahagia Suharnas itu tidak kesampaian. Tuhan berkehendak lain, Suharnas menjadi salah satu korban meninggal dalam musibah gempa tersebut.


Dia tertimbun reruntuhan bangunan di rumah toko (ruko) tempat ia tinggal selama ini di pusat Kota Meureudu.
Ruko itu dijadikan rumah, sekaligus untuk usaha arlojinya yang diberi nama Rina Arloji.
Tak hanya Suharnas, reruntuhan gempa itu juga merenggut nyawa adik kandungnya bernama Rika (26) bersama suaminya, Sumadi. Ketiganya selama ini menetap di ruko tersebut.
Selain itu, Selasa malam, ada lima orang kerabat Suharna yang baru datang dari Banda Aceh ke ruko Suharnas.
Kelima orang itu adalah kakak kandungnya, Rina (40) bersama suami dan tiga anaknya yang juga meninggal tertimbun dalam reruntuhan.
Mereka datang ke Pidie Jaya untuk menyaksikan hari bahagia Suharnas, akad nikahnya yang akan berlangsung di KUA Meureudu.
Ibunda Yusra Fitria, Rajati bercerita, Suharnas pernah meminta anaknya tidak berinai (mengenakan pacar) untuk pesta resepsi besok. Permintaan itu sempat diceritakan Yusra  kepada Rajati beberapa hari lalu.
Rajati pun menganggap itu seperti sebuah pertanda dari musibah hari ini. "Mungken nyan tanda, dilakei Fitria (Yusra) bek boh gaca, tapi tetap diboh chit  (Mungkin itu tanda, dia (Suharnas) minta Fitria tidak berinai, tapi tetap juga berinai," ujar dia saat ditemui di rumahnya.
Rajati menyebutkan, pihaknya sudah memberitahukan musibah tersebut kepada para undangan.
"Undangan kamoe undang siribei droe, nyoe sebagian ka kamoe peugah musibah nyoe, yang laen na chit yang hana tepeu lom. (Undangan ada 1.000 orang, ini sebagian sudah kami beri tahu tentang musibah ini. Yang lain ada juga yang belum tahu," ujar dia.
Di rumah Yusra tampak sebuah pelaminan pengantin yang terpasang di ruang tengah rumah itu. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk acara resepsi Suharnas dan Yusra Fitria besok pagi.
Yusra Fitria sendiri saat Serambinews.com ke rumahnya sedang tidak ada karena ikut melaksanakan fardhu kifayah calon suaminya itu.(*)
Sumber: http://jabar.tribunnews.com/2016/12/08/sedih-1000-undangan-diberitahu-pernikahan-batal-karena-pengantin-dan-keluarga-tertimbun?page=all