Tampilkan postingan dengan label hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hukum. Tampilkan semua postingan

Belajarlah dari Pengalaman Keluarga ini. Mereka membawa anaknya ke rumah sakit agar sembuh, malah berakibat meninggal. Ketahuilah tanda-tandanya, sebelum menyesal..

Orang tua yang memiliki kasih sayang tak bersyarat pasti akan sangat terpukul jika terjadi sesuatu yang menyedihkan pada anaknya.
Seperti yang baru-baru ini dialami oleh seorang pria bernama Desmond Neo.
7 Juni lalu, ia membagikan pengalaman menyedihkannya kehilangan seorang anak perempuan yang dirawat di sebuah rumah sakit di Malaysia.

Desmond Neo memiliki seorang putri berusia 11 bulan yang bernama Joel Neo.
Gadis kecil tersebut sempat mengalami demam hingga suhu badannya mencapai 39 derajat Celsius pada 24 April lalu.
Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit di Batu Pahat, Malaysia.
Pihak rumah sakit mengklaim bahwa Joel hanya mengalami demam biasa dan akan segera ditangani.
Namun, sesuatu yang buruk mulai terjadi.
Setelah Joel diberi obat, empat jam setelahnya bibirnya membiru serta tangan dan kakinya menghitam.
Desmond langsung memanggil dokter.
Namun dokter berkata itu hanyalah gejala demam biasa.
Desmond terkejut dengan penjelasan dokter, tapi ia mencoba percaya.
Dokter kemudian memberikan obat lagi 7 jam setelah minum obat pertama, dan berkata Joel diberikan dosis yang lebih tinggi.
Setelah itu, sang anak tidur dengan sangat lelap, Desmond bahkan bingung karena tidak pernah melihat anaknya tidur selelap itu.
Ketika ia memutuskan untuk ingin pindah rumah sakit, pihak rumah sakit berkata mereka tidak bisa melakukannya malam itu.
Transfer rumah sakit baru bisa dilakukan keesokan paginya.
Pada tanggal 25 April jam 1 malam, suhu badan Joel naik sampai 40 derajat Celcius.
Perawat kemudian datang dan memberikan Joel obat-obatan lagi.
Anehnya, perawat menolak untuk memanggil dokter.
Sang perawat bahkan berkata ada biaya tambahan 150 RM (465 Ribu Rupiah).
Kondisi makin memburuk ketika suhu badan Joel mencapai 41,4 derajat Celcius.
Desmond juga makin curiga ketika melihat kotoran anaknya yang berair.
Perawat kemudian memanggil dokter dari bangsal darurat.
Namun Desmond hanya diberikan saran untuk mengelap tubuh anaknya dengan air dingin untuk menurunkan suhu tubuhnya.
Dokter juga menyarankan untuk mendinginkan suhu AC hingga maksimal dan meminta Desmond untuk meletakkan anaknya di bawah AC agar tubuh panasnya langsung terekspos udara dari AC.
Tidak puas dengan saran yang diberikan dokter melalui perawat, Desmond meminta dipanggilkan dokter berkali-kali tapi perawat tetap menolak.
Sekitar jam 6 pagi, Desmond makin terkejut ketika anaknya yang malang itu muntah cairan gelap beserta bercak merah yang diduga darahnya.
Baru saat itulah dokter muncul dan Joel langsung dibawa ke ICU.
Dokter kemudian meminta maaf pada Desmond karena kurangnya pegawai rumah sakit dan kurangnya perlengkapan untuk menangani anaknya.
Joel Neo kemudian dipindahkan ke rumah sakit.
Sayang, tidak ada akhir yang bahagia dari cerita ini.
11 hari setelah Joel dipindahkan ke rumah sakit lain, gadis kecil ini meninggal di rumah sakit pemerintah.
Dalam postingan yang lain, Desmond juga membagikan balasan dari pihak rumah sakit terkait komplain yang diajukannya.

Namun Desmond kecewa karena pihak rumah sakit nampaknya tidak ingin disalahkan dan lepas dari tanggung jawab.
Desmon berkata, "Aku membagikan cerita ini untuk memperingati orang tua agar tidak membawa anaknya ke rumah sakit ini jika tidak ingin mengalami kejadian tragis yang serupa denganku."
Sumber: http://style.tribunnews.com/2017/06/10/tragis-diduga-karena-kecerobohan-rumah-sakit-gadis-kecil-ini-meninggal-begini-cerita-sang-ayah?page=all

Inilah Sosok Penyumbang Emas Monas, Nasibnya Tragis, Bukannya Dihargai, Malah Sering Masuk Penjara

Sebagian masyarakat tentunya sudah tidak asing dengan Monumen Nasional (Monas).
Monas berdiri tegak di tengah-tengah Lapangan Merdeka, Jakarta Pusat.
Pembangunan Monas mulai dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1961.
Lalu pada tanggal 12 Juli 1975 Monas mulai dibuka untuk umum.
Monas memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki.
Monumen tersebut memang terbilang unik jika dibandingkan dengan monumen atau tugu sejenisnya yang ada di kota lain.
Sebab, di puncak monumen tersebut terdapat bongkahan emas berbentuk kobaran api.
Bongkahan emas tersebut memiliki berat sekitar 38 kilogram.
Emas itu melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.
Meski demikian, sampai saat ini tidak banyak orang yang mengetahui tentang sosok yang menyumbangkan emas yang berada di puncak Monas.
Sosok penyumbang emas untuk puncak Monas adalah Teuku Markam.
Teuku Markam lahir pada tahun 1925 di Seuneudon, Alue Capli, Panton Labu, Aceh Utara.
Dari 38 kilogram emas, Teuku Markam menyumbangkan emas seberat 28 kilogram emas.
Teuku Markam merupakan seorang pengusaha kaya.
Dia memiliki perusahaan bernama PT Karkam.
Saat muda, Teuku Markam memasuki dunia militer.
Tepatnya, melalui pendidikan wajib militer di Koeta Radja atau sekarang yang lebih dikenal dengan Banda Aceh.
Dia menamatkan pendidikannya dengan pangkat Letnan Satu.
Teuku Markam kemudian bergabung dengan Tentara Rakyat Indonesia (TRI), serta pernah mengikuti pertempuran di Tembung, Sumatera Utara.
Meski demikian, Teuku Markam pernah merasakan mendekam di Penjara.
Teuku Markam berada di penjara karena persaingan bisnisnya dengan Teuku Hamzah sekitar tahun 1957.
Saat itu, Teuku Hamzah menjadi Panglima Kodam Iskandar Muda.
Namun, pada tahun 1958 Teuku Markam baru keluar dari penjara.
Usai bebas dari penjara, Teuku Markam kembali menggeluti dunia bisnis.
Dia banyak mengembangkan bisnisnya pada sektor pembuatan kapal.
Teuku Markam pun menjadi pengusaha yang sangat sukses saat itu.
Oleh karena itu, dia berkomitmen untuk membantu Presiden Soekarno memberantas buta huruf, dan membebaskan Irian Barat.
Selain membantu dalam kedua hal itu, dia juga berkomitmen membantu Soekarno membangun Monas, dan menyumbangkan emas seberat 28 kilogram.
Nahas, nasib Teuku Markam tak selalu mujur.
Sebab, dia harus kembali mendekam di penjara.
Pada era pemerintahan Orde Baru, Teuku Markam dituding sebagai PKI, dan koruptor.
Sehingga, pada tahun 1966, Teuku Markam pun dijebloskan ke penjara tanpa adanya proses pengadilan.
Baru pada tahun 1974 Teuku Markam dibebaskan oleh pemerintah.
Meski demikian, seluruh aset perusahaan dan kekayaannya telah disita oleh pemerintah Orde Baru.
Teuku Markam tutup usia akibat komplikasi penyakitnya pada tahun 1985.
(Dikutip dari Wikipedia, dan berbagai sumber).
Sumber: http://jatim.tribunnews.com/2017/06/08/inilah-sosok-penyumbang-emas-monas-nasibnya-tragis-bukannya-dihargai-malah-sering-masuk-penjara?page=all

Pasangan 'Gay' Mengandung Secara Alami Bikin Gempar, Ternyata Beginilah Penyebabnya!

Foto pasangan gay asal Oregon, Amerika Serikat, yakni Trystan Reese (34) dan Biff Chaplow (34) yang beredar di media sosial bikin geger.

Dalam foto itu, Trystan, yang memang terlihat seperti cowok macho lengkap dengan jambang, memperlihatkan perutnya yang tengah hamil.

Trystan mengaku ia akhirnya hamil dari hubungan seksual dengan suaminya, Biff Chaplow (34).   

Waduh, bagaimana bisa laki-laki hamil?

Dilansir oleh The Daily Mail, Trystan dan Biff menikah sekitar setahun yang lalu.

Mereka bahkan sudah mengadopsi anak.

Dua bocah kecil yang broken home akhirnya diadopsi oleh Biff dan Trystan untuk melengkapi kebahagiaan mereka.

Nah, meski wanita, Trystan ternyata suka berdandan seperti laki-laki.

Maka, orang berpikiran bahwa Trystan dan Biff adalah pasangan gay murni, alias keduanya adalah laki-laki.

Padahal, Trystan masih seorang wanita.

Trystan adalah seorang transgender yang memutuskan merubah penampilan dan suntik hormon.

Tetapi, perubahannya tidak ia lakukan pada alat kelamin dan organ reproduksinya.
Ia masih memeiliki alat kelamin wanita, berikut rahim.'

Trystan yang sebenarnya adalah perempuan menginginkan seorang anak di masa depan pernikahannya bersama Biff.

Setahun yang lalu Trystan sebenarnya sudah pernah dinyatakan hamil.

Namun, karena pengaruh suntik hormon yang pernah ia lakukan sangat besar, ia sempat alami keguguran.

Nah, kali ini, Trystan dengan bangga mengumumkan bahwa ia hamil untuk kedua kalinya.

Dokter kandungan Trystan memprediksi kelahiran sang jabang bayi akan terjadi akhir tahun 2017.

Beberapa kritik dan cemoohan juga sempat datang pada keduanya.

Banyak orang tak percaya dan menghakimi mereka tak bisa merawat anak dengan baik.

"Aku bisa merasa orang-orang melihat jenggotku dan berfikir aku tak bisa lahirkan bayi," cerita Trystan.

"Mereka adalah tipe orang-orang yang menghakimi orang lain hanya dalam sekali pandangan saja, aku akan buktikan bahwa aku bisa merawat anakku dan tak akan membuatnya berubah sepertiku," tutupnya dikutip pada Viral4real

Tetapi, keluar dari fakta tersebut, Trystan dan suaminya tetap berharap kehadiran bayi ini akan membuat mereka semakin bahagia.

SUmber: http://www.grid.id/W-Stories/W-News/Pasangan-Gay-Hamil-Bikin-Gempar-Ternyata-Beginilah-Caranya-Mengapa-Dia-Bisa-Hamil?page=all

Heboh! Ini Doa saat Misa di Gereja Katolik Yogyakarta Buat Muslim di Bulan Ramadhan

Isu perselisihan antar umat beragama dalam tahun ini sangat santer terdengar.
Berbagai organisasi massa bahkan membuat demo yang sepertinya setiap hari tidak pernah berakhir.
Dari demo dengan tanggal cantik hingga aksi menyalakan lilin di berbagai kota.
Namun semua tindakan seperti itu tidaklah berbuha manis pada akhirnya.
Justru akan semakin membuat jarak dan perpecahan antar umat beragama.
Terlebih dengan peran media yang terus memberitakan isu-isu semacam itu membuat masyarakat terus berpikiran negatif.
Namun media juga bisa berperan serta untuk menyatukan kembali perbedaan yang ada.
Media juga bisa membuat jembatan yang memisahkan jurang antar umat beragama.
Satu cara di antaranya adalah dengan menyebarkan berita yang menginspirasi bagi kedua belah pihak.
Seperti kabar yang sangat layak untuk dibagikan berikut ini.
Akun Facebook bernama Algonz Dimas Bintarta Raharja baru-baru ini mengunggah sebuah foto yang lantas menjadi viral.
Foto yang diunggah pada 27 Mei 2017 itu memperlihatkan sebuah teks doa umat Katolik.
Menurut penjelasan Algonz, itu merupakan teks doa umat pada suatu misa di salah satu gereja katolik di Yogyakarta.
Tidak dijelaskan dimana letak gereja Katolik yang bersangkutan.
Akan tetapi Algonz memberikan keterangan sebagai berikut:
"Selamat berbuka di hari pertama Ramadhan ini para kerabat sesama manusiaku yg menjalani nitilaku puasa Ramadhan 1438 H. Tetap sehat tetap semangat, tetap damai, berdamai dengan lingkungan sekitar dan diri sendiri. Rahayu
foto: teks doa umat pada suatu misa di salah satu gereja katolik di Yogyakarta. Dicatut dari lini masa Line milik seorang teman."

Dalam teks doa itu tertulis:
"Bulan Ramadhan segera tiba. Saudari-saudara kita, umat Islam, menantikannya dengan rindu untuk menjalan ibadah puasa."
"Bapa, limpahilah mereka rahmat kesehatan agar menunaikan ibadahnya dengan baik. Jadikanlah kami saudara yang toleran bagi mereka."
Foto ini lantas menjadi viral karena teks doa saat misa itu sangat menyentuh hati.
Pesan yang baik ini lantas dibagikan oleh banyak netizen.
Tercatat, postingan Algonz ini saj sudah dibagikan lebih dari 280 kali dan terus bertambah.
Beberapa netizen yang membagikan postingan itu memberikan komentarnya.
"Sungguh layak utk di share... #DamaiItuIndah," tulis Tyo Setianto.
"Mendoakan lebih baik daripada menghujat ...," tulis Arie Pakpahan.
"Masya Allah... status paling mutu sepanjang hari ini. Kami berbeda dan saling menghormati," tulis Titin Mufarrahah.
"Terharu campur merinding.. terimakasih ya saudara saudari atas doa nya. Semoga kita semua sehat2 sehingga bisa mengabdi Tuhan, Bangsa, dan negara dengan sebaik2nya.
Terimakasih untuk pelajaran ini...," tulis Aulia Djatnika.
Sebarkan berita baik ini guys!
Sumber:http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/30/viral-ini-teks-doa-saat-misa-di-gereja-katolik-yogyakarta-netizen-masya-allah?page=all

Begini Hukumnya Jika Istri Tidak Suka dan Tidak Taati Mertuanya, Merugilah

Bagaimana hukumnya jika istri tidak menaati dan tidak menyukai kedua orang tua suaminya, mertua? dilansir Islampos dari buku karya Nabil Mahmud: 150 Problem Rumah Tangga yang Sering Terjadi, simak ulasan di bawah ini.
Seorang istri wajib menaati suami dalam perkara-perkara yang tidak mengandung maksiat kepada Allah.
Syariat telah memberikan dorongan yang kuat kepada istri untuk menaati suami, serta memperingatkannya dari tidak mentaatinya dalam perkara-perkara yang ia bisa taat kepadanya.
Dalam Al-Musnad dan Shahih Ibnu Hibban disebutkan bahwa Nabi SAW bersabda,
“Jika seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa satu bulan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu-pintu surga mana saja yang kamu kehendaki’.”
Dalam Al-Musnad, Shahih Ibnu Hibban dan Al-Mustadrak disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain (selain Allah), sungguh aku akan memerintahkan seorang istri untuk bersujud kepada suaminya.”
Dalam kitab Ash-Shahih diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Maukah kalian aku kabarkan tentang dosa yang paling besar? Yaitu, menyekutukan Allah dan mendurhakai kedua orang tua.” Kemudian beliau duduk setelah sebelumnya bersandar dan bersabda, “Ketahuilah, juga perkataan sia-sia.” Beliau terus menerus mengulanginya hingga kami bergumam, “Sekiranya beliau berhenti.”
Di antara sempurnanya ketaatan istri kepada suami ialah hendaknya ia berbuat baik kepada kedua orang tua suami, berbakti kepada keduanya, tidak berlaku buruk pada keduanya, serta bersabar terhadap apa yang muncuk dari keduanya. Semua itu dilakukan demi meraih ridha suami agar dengan itu ia memperoleh pahala dari Allah.
Jika ibu Anda marah pada istri Anda lantaran suatu sebab yang datang dari istri Anda, maka seyogyanya istri Anda meminta maaf darinya sebelum ia meninggal, agar ia meninggal dalam keadaan ridha terhadap istri Anda.
Namun, jika ibu Anda telah meninggal sedangkan istri Anda belum mengerjakan hal itu maka istri Anda wajib banyak mendoakannya agar mendapat ampunan.
Demikian pula seorang anak wajib banyak mendoakan kedua orangtuanya ketika keduanya masih hidup maupun sesudah meninggal.
Allah berfirman, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Rabbku, kasihilah mereka sebagaimana mereka berdua telah mendidikku waktu kecil’,” (QS. Al-Isra’: 24).
Adapun mengenai hal itu dianggap sebagai kedurhakaan seorang anak kepada ibunya atau tidak, maka jawabannya adalah jika istri menyakiti ibunya sementara ia tidak mencegahnya, melarangnya dan menghukum perbuatan istri tersebut maka hal itu termasuk bentuk kedurhakaan.
Sehingga, ia harus banyak beristighfar dan memperbanyak amal shaleh.
Sesungguhnya Allah Mahamulia dan Mahamenerima taubat lagi Maha Penyayang, Jika Dia mengetahui dari hamba-Nya kejujuran taubatnya maka Dia akan menerima taubatnya.
Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’,” (QS. Az-Zumar: 53). 
Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2015/08/30/begini-hukumnya-jika-istri-tidak-sayangi-mertuanya-merugilah?page=all

TERLALU. INGIN MUSLIM BERPUASA LEBIH DIUTAMAKAN TAPI MALAH DIHUJAT NETIZEN MUSLIM, TERNYATA GINI TOH?

Seorang netizen menuliskan hal ini pada akun socmednya.

Inti dari tulisan itu ditujukan pada mereka yang non muslim.

Akun facebook @twtLols menghimbau pada mereka yang non muslim di Malaysia, terutama saat sedang antri di kedai makanan cepat saji.

Isi himbauannya kurang lebih kalau sudah dekat maghrib, untuk memberikan jalan pada mereka yang muslim.

Juga untuk menawarkan mereka meja dan tempat duduk.

Tulisan itu malah mendapat respon yang mengejutkan.

Terutama dari mereka yang sama-sama muslim.

Seperti @Muhammad Arif menuliskan,"Please jangan jadi orang islam yang selfish dan bodoh.

Dah tahu nak buka dtg la awal. Mangkuk,".

( Tolong jangan jadi orang Islam yang maunya sendiri dan bodoh. Sudah tahu hendak berbuka, datanglah lebih awal )

@Hanis Syuhada malah bilangnya seperti ini :

Kepada non-muslims. Kalau dah tgk waktu dah 7pm. Beratur je mcm biasa. First come first serve. thank you.

(kepada non muslim, kalau dah lihat waktu pukul 19.00, bersikaplah biasa saja. Yang datang duluan, yang dilayani duluan. terimakasih)

Lalu ada @Rindi Mihrimah Sultana bilang :

Aku sika tgk non-muslim ikut berbuka sekali. Meriah! Terasa betapa aman kita hidup dgn perpadun.

(Aku suka melihat non-muslim ikut berbuka. Meriah! Terasa betapa aman kita hidup satu sama lain)

Lebih keras lagi @Azfar Azman berkata :

Oooii...Latak la, ko ingat puasa ko ada special privilegeka. Ko bleh ja beli bungkus makan tempat lain, jgn tunjuk kebangangan diri bleh ka.

Bkn wajib pn ko kena makan bila bunyi azan, awat lembek sgt ka iman sampai terburu2 nak bukak posa sambil bukak akhla xsopan dan biadap.

Apa guna posa kalu camtu.

( Ooi, kau ingat puasa tidak ada keistimewaan. Kau bisa kan bungkus makan di tempat lain, jangan memperlihatkan kesombongan diri lah )


Sumber: http://www.grid.id/W-Stories/W-News/Himbau-Non-Muslim-Untuk-Mengalah-Kalau-Sudah-Dekat-Maghrib-Netizen-Ini-Malah-Dihujat-Sesama-Muslim?page=all

Pulang Sekolah, Rumah Bocah TK ini Terkunci, Ternyata Yang Terjadi Sungguh Memilukan

Anak adalah amanah yang dititipkan Tuhan kepada kita di dunia.

Untuk itulah, orangtua mestinya membesarkan anak dengan segenap kekuatan yang dia miliki.

Tapi kisah yang terjadi di Zhejiang, China, ini sungguh getir dan memilukan.

Peristiwa ini terjadi pada 16 Mei 2017.

Seorang bocah berusia 6 tahun bernama Xiao Rong, ditinggalkan orangtuanya dengan cara yang kejam.

Semua bermula ketika Xiao Rong bersekolah di sebuah taman kanak-kanak di sana.

Tiba saatnya pulang, dia seharusnya dijemput ayahnya.

Menunggu satu setengah jam, ayah Xiao Rong tak kunjung datang.

Xiao mulai letih dan menangis.

Melihat Xiao menangis, Looi, guru di TK tersebut, langsung menelepon ayah Xiao.

Tapi nomor telepon ayah Xiao dalam kondisi mati.

Dia lalu mencoba mengirim pesan teks WeChat ke ayah Xiao, tapi tak juga dibalas.

Para guru Xiao baru curiga, ada yang tak beres dengan ayah Xiao.

Mereka pun membuka tas Xiao.

Betapa terkejutnya, tas Xiao sudah berisi sejumlah potong baju Xiao.

Para guru berusaha tak panik, dan mnegantar Xiao ke rumahnya.

Yang mereka temukan tak kalah mengagetkan.

Pagar rumah Xiao dalam kondisi terkunci gembok dari luar.

Menurut para guru, pihak sekolah sudah lama mengenal bila Xiao selama ini hanya tinggal bersama ayahnya.

Ibu Xiao sudah lama minggat dari rumah, karena tak tahan terus dipukuli ayah Xiao.

Para guru kemudian melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

Sementara Xiao, sehari-harinya menumpang tidur di rumah seorang guru.

Polisi yang menyelidiki akhirnya menemukan ibu dan ayah Xiao.

Lewat sambungan telepon, keduanya setuju menjemput Xiao di kantor polisi.

Tapi nyatanya, hingga Selasa (22/5/2017), tak ada seorang pu dari mereka yang datang.
Di dinginnya udara China, Xiao, tetap menjalani hidup seorang diri... (*)

Sumber: http://www.grid.id/W-Stories/W-News/Pulang-Sekolah-Rumah-Bocah-Tk-Ini-Terkunci-Ternyata-Yang-Terjadi-Sungguh-Memilukan?page=all