Tampilkan postingan dengan label ramadan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadan. Tampilkan semua postingan

Jangan Mau Tertipu oleh Oknum Pedagang, Ini 4 Cara Bedakan Telur Palsu atau Asli

Perayaan datangnya bulan Ramadan Hari Raya Idul Fitri nanti semestinya disambut dengan sukacita dan harapan penuh berkah, namun tidak bagi segelintir orang ‘iseng’.

Ya, saat kebutuhan bahan-bahan pokok meningkat, biasanya ada saja pedagang yang jahil dengan tujuan meraup untung lebih banyak, tapi melalui cara yang merugikan konsumen atau pembeli.

Buruknya lagi, banyak bahan makanan yang dimanipulasi yang bukan hanya soal kualitas barangnya yang rendah yang dijual dengan harga murah, melainkan juga efek buruknya bagi kesehatan kita.

Selain daging ‘gelonggongan’, ayam tiren, gula palsu, susu deterjen, beras palsu, minyak curah dan lain sebagainya.

Telur palsu juga yang sering menjadi keluhan pembeli di pasar.

Seperti yang dikutip Grid.ID dari Boldsky, telur palsu buruk bagi kesehatan karena dibuat dari bahan kimia seperti bubuk gips, lilin paraffin dan kalsium karbonat untuk membuat kulit telur.

Sementara untuk kuning telur palsu terbuat dari asam benzonat, kalsium, klorida, gelatin, tawas, natrium alginat dan senyawa kimia lainnya.

Dampak buruk yang paling nyata jika kamu makan telur palsu ini ialah masalah gangguan hati, kerusakan sel saraf dan gangguan metabolisme.

Ini 4 cara membedakan telur palsu atau asli:

1. Kerang telur sebenarnya tidak mengkilap, jika kulit telurnya cerah dan berkilau itu adalah telur palsu.

2. Sentuh cangkang telur dengan jari, jika cangkang memiliki tekstur halus itu telur asli.
Sedangkan untuk telur yang palsu memiliki permukaan yang kasar.

3. Saat kamu mengocok telur, telur asli tidak akan mengeluarkan bunyi sedangkan telur palsu akan mengeluarkan bunyi berisik karena mengandung cairan.

4. Saat kemu memecahkan telur, telur asli akan menunjukkan kuning telur secara terpisah, sedangkan pada telur palsu maka kuning telur dan cairan putih telur cenderung bercampur.

Jadi, berhati-hati, ya, mulai dari sekarang! 

Sumber:http://www.grid.id/Female/Inspiration/Jangan-Mau-Tertipu-Oleh-Pedagang-Ini-4-Cara-Bedakan-Telur-Palsu-Atau-Asli

Tanpa Mukena Dua Perempuan Sembahyang di Masjid, Ini yang Kemudian Terjadi

Di bulan Ramadhan seperti sekarang ini, umat muslim semakin memperbanyak ibadah.

Makanya banyak dari mereka yang berada di masjid.

Untuk melaksanakan sholat, baca Al-qur'an atau bahkan menunggu datangnya adzan maqrib.

Tapi betapa kagetnya mereka saat  melihat ada 2 orang perempuan, masuk kedalam masjid.

Nggak pakai mukena dan main ngeloyor saja di bagian tempat ibadah laki-laki.

Seperti diketahui, di dalam masjid tempat ibadah laki-laki dan perempuan masing-masing tempatnya.

Ke-2 perempuan yang tanpa mukena itu langsung masuk dan kemudian melakukan sembahyang.

Tentu bukan sembahyang seperti orang muslim pada umumnya.

Apa yang dilakukan perempuan berbaju merah dan putih itu, dibiarkan saja oleh pengurus masjid.

Baru setelah mereka selesai melaksanakan sembahyang, seorang pengurus masjid menghampirinya.

Dengan sopan pria itu kemudian mengatakan bahwa mereka berdua salah tempat untuk melakukan sembahyang.

"Saya yakin mereka itu bukan warga lokal, karena saya tanya dengan menggunakan bahasa Inggris dan mereka jawabnya dengan bahasa lain.

Paling tidak akhirnya saya tahu bahwa mereka itu turis dari Vietnam. Saya antarkan mereka keluar dan tunjukkan arah ke tempat sembahyang orang Tiongkok yang kebetulan ada di seberang jalan," jelas pria petugas masjid itu.

Atas kekeliruan tempat saat melakukan sembahyang itu, merek aberdua hanya tertawa.

Tentu hal itu bukanlah masalah yang besar, soalnya orang muslim dari Brunai juga pernah salah masuk ke gereja untuk sholat.

Kejadian yang terjadi di masjid Baitul Iman Limbang Serawak, malaysia itu kemudianjadi viral.

Keramahan dan sopannya manajemn masjid saat menegur ke-2 wanita itu, banyak mendapat pujian dari warganet.

Seorang warganet menuliskan bahwa di Sabah juga Serawak, masjid dan gereja dibangun bersebelahan.

Warga sekitar nggak mempermasalahkan hal tersebut.

Diantara mereka bahkan memarkir kendaraannya di gereja dan kemudian berjalan menuju masjid.

Hanya orang yang berpikiran rasis saja yang mempermasalahkan hal itu.

Sumber: http://www.grid.id/W-Stories/W-News/Tanpa-Mukena-Dua-Perempuan-Sembahyang-Di-Masjid-Ini-Yang-Kemudian-Terjadi?page=all

TERLALU. INGIN MUSLIM BERPUASA LEBIH DIUTAMAKAN TAPI MALAH DIHUJAT NETIZEN MUSLIM, TERNYATA GINI TOH?

Seorang netizen menuliskan hal ini pada akun socmednya.

Inti dari tulisan itu ditujukan pada mereka yang non muslim.

Akun facebook @twtLols menghimbau pada mereka yang non muslim di Malaysia, terutama saat sedang antri di kedai makanan cepat saji.

Isi himbauannya kurang lebih kalau sudah dekat maghrib, untuk memberikan jalan pada mereka yang muslim.

Juga untuk menawarkan mereka meja dan tempat duduk.

Tulisan itu malah mendapat respon yang mengejutkan.

Terutama dari mereka yang sama-sama muslim.

Seperti @Muhammad Arif menuliskan,"Please jangan jadi orang islam yang selfish dan bodoh.

Dah tahu nak buka dtg la awal. Mangkuk,".

( Tolong jangan jadi orang Islam yang maunya sendiri dan bodoh. Sudah tahu hendak berbuka, datanglah lebih awal )

@Hanis Syuhada malah bilangnya seperti ini :

Kepada non-muslims. Kalau dah tgk waktu dah 7pm. Beratur je mcm biasa. First come first serve. thank you.

(kepada non muslim, kalau dah lihat waktu pukul 19.00, bersikaplah biasa saja. Yang datang duluan, yang dilayani duluan. terimakasih)

Lalu ada @Rindi Mihrimah Sultana bilang :

Aku sika tgk non-muslim ikut berbuka sekali. Meriah! Terasa betapa aman kita hidup dgn perpadun.

(Aku suka melihat non-muslim ikut berbuka. Meriah! Terasa betapa aman kita hidup satu sama lain)

Lebih keras lagi @Azfar Azman berkata :

Oooii...Latak la, ko ingat puasa ko ada special privilegeka. Ko bleh ja beli bungkus makan tempat lain, jgn tunjuk kebangangan diri bleh ka.

Bkn wajib pn ko kena makan bila bunyi azan, awat lembek sgt ka iman sampai terburu2 nak bukak posa sambil bukak akhla xsopan dan biadap.

Apa guna posa kalu camtu.

( Ooi, kau ingat puasa tidak ada keistimewaan. Kau bisa kan bungkus makan di tempat lain, jangan memperlihatkan kesombongan diri lah )


Sumber: http://www.grid.id/W-Stories/W-News/Himbau-Non-Muslim-Untuk-Mengalah-Kalau-Sudah-Dekat-Maghrib-Netizen-Ini-Malah-Dihujat-Sesama-Muslim?page=all

Bahaya Minum Air Es saat Berbuka Puasa

Setelah seharian berpuasa, memang paling enak minum air es yang mebuat tubuh kembali segar.
Namun tahukah Anda, kebiasaan ini meminum es saat berbuka puasa adalah kebiasaan yang tidak sehat karena dapat menyebabkan konstraksi pada lambung.
"Biasanya saat berbuka umat muslim langsung menghilangkan dahaga dengan air es, saya sarankan sebaiknya hal tersebut jangan dilakukan, karena dapat menyebabkan konstraksi pada lambung," kata Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia Kalimantan Barat, Dr Nursyam MKes.
Dr Nursyam menyarankan saat berbuka puasa ada baiknya dibuka dengan meminum air manis hangat kuku untuk menstabilkan lambung yang kosong selama menjalankan puasa.
"Setelah lima sampai sepuluh menit, silahkan minum air es karena kondisi perut sudah stabil. Namun alahgkah baiknya jika diisi dulu dengan makanan yang manis seperti kurma dan kolak," tuturnya.
Nursyam menjelaskan, selama puasa 14 jam lambung dalam keadaan kosong.
Jika langsung diisi dengan air dingin, maka lambung akan terkejut dan menyebabkan konstraksi.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya itu menambahkan, dalam menjalankan puasa, pada saat akan tidur malam dan saat sahur ada baiknya memperbanyak minum air putih sampai dua liter.
Selain itu dengan memperbanyak makan sayur dan buah berserat juga bisa menjaga daya tahan tubuh serta memperlambat lapar.
Selain itu, makanan berserat juga bisa menahan daya tampung air di dalam lambung.
Bahaya Gorengan
Segelas es sirup dan goreng-gorengan pastilah nikmat disantap saat berbuka puasa.
Hidangan tersebut pasti menjadi favorit keluarga, dahaga sehari penuh dapat hilang seketika.
Namun, amankah mengonsumsi es dan goreng-gorengan setelah seharian berpuasa? Adakah dampaknya bagi tubuh?
Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, Ketua Program Studi Doktor Fakultas Kedokteran UI berpendapat, yang paling baik diminum saat berbuka puasa adalah air dengan suhu yang sama dengan suhu tubuh.
"Sebenernya kalau puasa, yang tekuras adalah air dan energi. Begitu berbuka harus diganti dengan air yang sama dengan suhu tubuh," ujanya seusai peluncuran.
Ia mengatakan, jika terlalu banyak mengonsumsi makanan manis pada saat berbuka, seseorang akan merasa kenyang dan enggan untuk mengonsumsi makanan berat.
Padahal selain gula, tubuh sangat memerlukan karbohidrat, protein, serat, ataupun zat-zat lain yang berguna bagi metabolisme tubuh.
Dr Saptawati berpendapat, mengonsumsi gorengan saat berbuka bukanlah suatu masalah.
Asalkan tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.
"Gorengan tak apa-apa, asal tidak terlalu banyak," kata dia.
Ia menyarankan, pada saat berbuka, cukup dengan satu gelas teh hangat dan sedikit kolak.
"Itu sudah dapat mengembalikan gula darah. Setelah itu, baru makan yang berat," kata dia.
Sementara itu, Dr Fiastuti Witjaksono, Ms, SpGK, ahli Gizi Medik dari RS Siloam, berpendapat, mengonsumsi air dingin saat berbuka bukanlah suatu masalah.
Pasalnya, es mempunyai sifat seperti air dan akan menyesuaikan dengan kondisi tubuh.
"Kalau yang tidak mempunyai masalah mengonsumsi air dingin, paling hanya batuk," ujarnya.
Ia justru beranggapan, makanan yang digorenglah yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa.
"Makanan sehat tidak dianjurkan untuk digoreng, apalagi dengan minyak yang sudah berkali-kali dipakai, tidak baik bagi tubuh," kata dia.
Ia menuturkan, satu gram minyak goreng sama dengan 10 gram kalori.
Maka, bagi seseorang mengonsumsi gorengan dalam jangka waktu yang lama, ia dapat mengalami kegemukan.
"Makanan yang bagus itu yang pengolahannya selain digoreng. Efek makanan yang digoreng baru terlihat jangka panjang," kata dia.
Pengakuan Artis
Karena, menurut pengakuannya, pencernaannya bermasalah, untuk berbuka puasa artis peran dan model Prisia Nasution menghindari jajanan gorengan, yang menurut dia memiliki efek buruk.
"Gorengan memang enak, tapi aku berusaha menghindari gorengan saat buka. Semua tahu keburukan gorengan," kata pemeran Butet Manurung dalam film Sokola Rimba ini.
Gorengan, karena gurih dan renyah, menjadi jajanan yang disukai oleh banyak orang.
Namun, Prisia percaya, bagi sebagian orang berpenyakit maag, gorengan bisa membuat atau menambah parah penyakit itu, karena gorengan mengakibatkan produksi asam lambung meningkat.
Sebagai ganti jajanan gorengan, Prisia memilih mengonsumsi banyak buah-buahan.
Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2015/06/19/bahaya-minum-air-es-saat-berbuka-puasa?page=all

Ibu Hamil Masih Ragu Puasa? Tenang, Janin di Dalam Perut Tidak Akan Kelaparan

Bunda lagi hamil tapi masih ragu bila hendak berpuasa karena khawatir janin akan kelaparan?
Perlu diketahui, janin tetap akan mendapatkan asupan nutrisi meski Mama berpuasa.
Mengapa janin tidak kelaparan meski Mama berpuasa?
Yuk simak penjelasan yang dirangkum dari dr. Botefilia, SpOG, Spesialis Kebidanan dan Kandungan di RS Tambak, Jakarta dan dr. Kartika P. Mayasari, SpOG, Spesialis Kebidanan dan Kandungan di RS Meilia Cibubur.
Janin di dalam rahim mendapatkan asupan makanannya dari plasenta melalui aliran darah.
Jadi meski Mama berpuasa, asalkan Mama tetap makan makanan sehat, janin di dalam kandungan akan mendapatkan nutrisi yang cukup, baik karbohidrat, protein, lemak, serta berbagai zat mineral lain yang penting untuk pertumbuhannya.
Hal yang perlu diingat, saat berpuasa, Mama hamil hanya memindahkan jam makan.
Dari sarapan menjadi sahur, makan siang menjadi waktu berbuka, lalu makan malam menjadi makan sebelum tidur atau seusai Salat Tarawih.
Sejumlah penelitian juga membuktikan, puasa Ramadan yang dijalani oleh ibu hamil tidak akan berefek buruk pada janin, baik pertumbuhan dan kesehatan janin maupun kecerdasannya.
Bahkan, berpuasa saat hamil juga tidak mengakibatkan kelahiran prematur. Inilah beberapa hasil penelitian tersebut:
Penelitian Kavehmanesh dkk., Saleh, Ozturk dkk., serta penelitian di Malaysia terhadap 605 mamil yang berpuasa menunjukkan tidak ada efek pada berat badan si mama dan berat badan bayi baru lahir.

Gambaran kardiotokografi (catatan denyut jantung dan gerakan janin) menunjukkan hasil yang tidak reaktif selama fase puasa, namun kembali reaktif setelah berbuka puasa

Penelitian lain membuktikan, mamil yang berpuasa tidak mempunyai efek pada prematuritas dan skor apgar bayi baru lahir.

Penelitian yang dilakukan oleh Azizi dkk. menyimpulkan, puasa selama Ramadan yang dilakukan mamil tidak berefek pada kecerdasan (IQ) anak setelah dewasa.
    Penelitian yang dilakukan Dikensoy dkk. menyimpulkan, puasa selama Ramadan tidak akan berefek pada pertumbuhan dan kesehatan janin, serta tidak menyebabkan ketonemia (suatu kondisi berbahaya yang dapat mematikan).
      Ini artinya, ibu hamil tetap jangan cemas karena janin tetap akan mendapatkan asupan nutrisi meski Mama berpuasa.


      Sumber: http://www.tribunnews.com/ramadan/2016/06/18/ibu-hamil-masih-ragu-puasa-tenang-janin-di-dalam-perut-tidak-akan-kelaparan

      AWAS, Lakukan 9 Cara Ini Sebelum Ibadah Puasa Ramadhan

      Bulan Ramadhan sebentar lagi akan datang. Tiada salahnya Anda mempersiapkan diri agar sebelum puasa sebulan penuh.
      Jika biasanya Anda menghidrasi tubuh dengan minum air kapan pun saat merasa haus, ngemil di sela waktu kerja, atau mengisi perut saat jam makan siang, selama Ramadhan otomatis tubuh harus beradaptasi. Ketika menjalankan ibadah puasa, kebiasaan tersebut harus diubah.
      Agar tidak kaget, berikut sembilan cara yang bisa Anda lakukan untuk melatih tubuh sebelum ibadah puasa Ramadhan dimulai:
      1. Makan dalam jumlah sedang
      Mulailah makan dengan jumlah sedang. Jangan terlalu sering jajan karena Ramadhan sudah dekat dan perilaku ini hanya akan menambah nafsu makan. Tentu saja pada akhirnya Anda akan lebih sulit untuk berpuasa.
      2. Sarapan lebih awal
      Selama Ramadhan, Anda perlu bangun lebih awal untuk melakukan sahur--sebelum waktu subuh tiba. Penting bagi Anda tidak melewatkannya. Saat ini, cobalah sarapan lebih awal untuk membantu tubuh beradaptasi menerima asupan makanan di awal waktu.
      3. Kurangi ngemil
      Pastikan diri Anda makan di tiga jam utama, yakni pagi, siang dan, malam dan coba perlahan hindari kebiasaan ngemil. Selama Ramadhan, Anda hanya diperbolehkan setelah maghrib sampai imsak atau sebelum subuh.
      4. Kurangi minum kopi
      Jika Anda pecinta kopi dan tak ingin mengalami sakit kepala di awal Ramadhan, mulailah kurangi asupan kopi harian mulai saat ini.
      5. Kurangi merokok
      Para perokok yang memulai puasanya tanpa persiapan akan mengalami berbagai gejala, seperti sensitif, marah, tak sabar dan sulit berkonsentrasi. Untuk mengurangi masalah ini, kurangilah rokok perlahan-lahan terutama di siang hari.
      6. Lakukan puasa sunah
      Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiapkan diri menjelang puasa Ramadhan adalah berlatih puasa sunah. Cobalah puasa Senin-Kamis untuk membantu tubuh beradaptasi.
      7. Tidur teratur
      Jika Anda biasanya tidur terlambat dan bangun terlalu siang, ubahlah kebiasaan ini. Sebab selama Ramadhan, Anda perlu bangun lebih awal untuk sahur. Sebagai alternatif, coba manfaatkan waktu untuk tidur siang selama beberapa menit.
      8. Persiapkan menu sahur dan buka puasa
      Mempersiapkan menu sahur dan buka puasa sebelum Ramadhan tiba akan memudahkan, terutama di minggu awal Ramadhan. Coba buatlah daftar menu setiap minggunya, termasuk bahan-bahan makanan yang diperlukan.
      9. Jika perlu, berkonsultasi ke dokter
      Jika Anda menderita penyakit diabetes atau tekanan darah tinggi, berkonsultasi dengan dokter, misalnya apakah kondisi Anda aman melakukan puasa.
      Sumber: http://aura.tabloidbintang.com/articles/kesehatan/67180-agar-tidak-kaget-lakukan-9-cara-ini-sebelum-ibadah-puasa-ramadhan

      Mau Mencicil Menu Lebaran Mulai Sekarang? Baca Dulu Trik Ini

      Jika anda berniat mencicil menu Lebaran sejak sekarang, ada baiknya membaca dulu artikel yang satu ini.
      Ada beberapa menu yang sebaiknya tidak boleh kita setok karena akan tampil kurang menawan.
      Ya, mencicil pekerjaan Lebaran memang biasa dilakukan.
      Tujuannya tentu untuk mengurangi beban kerja yang menumpuk menjelang Hari Raya.
      Banyak orang sudah mulai memasak H-7 sebelum Lebaran.

      Hasil masakannya dimasukkan ke dalam freezer dan dipanaskan kembali pada malam Takbiran.
      Tapi ternyata, tidak semua jenis makanan Lebaran bisa disetok lho.
      Ada beberapa makanan wajib yang sebaiknya kita masak sehari sebelum Lebaran.
      Jenis makanan ini biasanya tidak akan baik jika disimpan dalam freezer terlalu lama. Apa saja daftarnya?
      Yuk kita simak,
      1. Sambal Goreng

      Karena memakai kentang, kurang enak disetok.
      Jadi, coba saja setok bumbunya dalam keadaan sudah ditumis plus hati yang sudah direbus.
      Sehingga, sehari sebelumnya kita tinggal mennggoreng kentang dan mengolahnya saja.
      2. Sayur Godog
      Sayur godog juga sebaiknya tidak disetok karena sayuran kurang enak kalau sudah ditaruh di freezer.
      Tekstur sayur pasti akan berubah jika sudah dibekukan.
      Begitu juga dengan kuah santannya yang rawan pecah dan tidak menarik lagi.
      Padahal sayur godog harus semupurna karena merupakan menu utama.
      3. Bihun Goreng

      Bihun goreng juga tidak bisa dipanaskan. Sebaiknya dimasak pada hari H.
      Tapi jika terlalu repot, panaskan bihun goreng dengan cara dikukus.
      Jangan diaduk diatas wajan karena bihun akan jadi hancur dan tampilannya kurang menawan.
      4. Puding

      Puding paling lama bisa bertahan di kulkas selama 4 hari.
      Puding juga tidak boleh disimpan di frezzer karena akan jadi berair. Idealnya, buat puding H-3 sebelum Lebaran.
      5. Makanan Dengan Tahu

      Jika kita menambahkan tahu ke dalam opor ayam misalnya, sebaiknya tidak disetok.
      Tambahkan tahu ketika opor dipanaskan sebelum disajikan.
      Tahu tidak bisa disetok karena akan jadi berair dan tidak enak.
      Tahu juga biasa hadir di makanan samping seperti siomay. Siomaynya sendiri bisa disetok, tapi tahu siomay sebaiknya dibuat sebelum Hari H.
      Sebenarnya ada lebih banyak jenis makanan yang bisa disetok ketimbang yang tidak. Misalnya saja rendang, opor ayam, kerupuk, sampai kue kering.
      Jadi bagi saja pekerjaannya mulai dari sekarang. Kerjakan dulu yang bisa disetok, mumpung asisten juga belum pulang kampung.
      Sumber: http://www.tribunnews.com/lifestyle/2017/06/14/mau-mencicil-menu-lebaran-mulai-sekarang-baca-dulu-trik-ini?page=all
      Jadinya di Hari H, kita punya cukup waktu untuk membuat aneka menu Lebaran yang sebaiknya tidak disetok ini.