Tampilkan postingan dengan label tes kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tes kehamilan. Tampilkan semua postingan

TERBUKTI : Siapa Sangka Kalau Pasta Gigi Bisa Cek Kamu Hamil atau Nggak


Kehamilan adalah satu anugerah paling indah untuk kamu para wanita.

Mengetahui bahwa kamu hamil, pasti akan membuat orang sekelilingmu juga ikut senang.

Seperti biasa, tanda hamil yang paling sering dialami adalah mual-mual di pagi hari.

Kalau kamu merasa mual terus menerus tiap hari, segera ambil alat tes kehamilan.

Tapi Jika kamu tidak ada waktu untuk membeli testpack, coba deh kamu ambil pasta gigi.

Lho kok pasta gigi bisa kasih tahu cara kamu hamil??

Seperti yang Grid.ID kutip dari Tribunstyle dari MenmomHealth , kamu hanya tinggal ambil wadah, untuk menampun urine mu.

Tidak perlu banyak-banyak, seperlunya saja.

Lalu masukkan pasta gigi yang berwarna putih, karena pasta gigi berwarna putih akan tampak lebih jelas reaksinya.

Tunggu beberapa menit, lalu lihat hasilnya!

Jika pasta gigi berubah menjadi warna biru, selamat! Kamu hamil.

Tapi jika pasta gigi tidak berubah warna, tandanya kamu tidak hamil.

Walau memang belum ada penelitian yang jelas dari cara ini, tapi tidak ada salahnya dong kamu coba?

Agak sulit menafsirkan hasil warna kebiruan yang muncul, entah itu biru langit atau biru tua dan biru-biru lainnya.

Tapi jika kamu mencobanya sebanyak 2-3 kali, pasti akan mudah dilihat perbedaannya.

Untuk lebih memastikan kamu hamil atau tidak, tetap dianjurkan untuk pergi ke dokter kandungan.

Selamat mencoba ladies! (*)

sumber: http://www.grid.id/Female/Sex-And-Health/Infografis-Siapa-Sangka-Kalau-Pasta-Gigi-Bisa-Cek-Kamu-Hamil-Atau-Nggak

Perempuan, Ketahui 8 Risiko Jika Hamil di Atas Usia 35 Tahun

Bagi perempuan berusia 35 tahun ke atas yang sedang merencanakan kehamilan, tentu akan memiliki persiapan berbeda dibanding dengan perempuan yang lebih muda.

Kita juga sering mendengar bahwa kehamilan pada usia 35 tahun ke atas memiliki risiko yang besar.

Sementara itu, tak sedikit perempuan yang memang baru merencanakan kehamilan ketika sudah menginjak usia tersebut dengan berbagai alasan, seperti karier, dan mencari pasangan hidup yang tepat.


Meskipun demikian, bukan berarti kehamilan di usia 35 tahun ke atas selalu membahayakan.

Kita bisa mewaspadai beberapa kemungkinan terburuk dari kehamilan di usia yang tak lagi muda dengan memperhatikan beberapa fakta berikut.

Fakta 1
Penelitian terbaru mengestimasikan bahwa perempuan yang merencanakan kehamilan di usia 35 tahun ke atas meningkat 60 persen sejak 2012.

Fakta 2
Beberapa penelitian membuktikan bahwa komplikasi pada kehamilan lebih banyak dialami oleh perempuan berusia 35 tahun ke atas.

Berbagai eksperimen dan penelitian dilakukan oleh para ilmuwan untuk mengetahui secara pasti apa saja faktor timbulnya komplikasi kehamilan pada perempuan usia 35 tahun ke atas.

Fakta 4
Ditemukan bahwa kadar hormon oksitosin yang diproduksi oleh perempuan sangat berkurang ketika memasuki usia 35 tahun.

Fakta 5
Oksitosin adalah hormon yang memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah membantu kontraksi saat persalinan dan membuat prosesnya lebih mudah.

Fakta 6
Selain hormon oksitosin, hormon lain yang juga berkurang pada usia 35 tahun ke atas adalah hormon progesteron.

Fakta 7
Progesteron adalah hormon yang membantu menguatkan dinding rahim ketika proses persalinan berjalan.

Fakta 8
Jadi, bisa disimpulkan bahwa berkurangnya produksi kedua hormon di atas pada perempuan usia 35 tahun dan seterusnya memiliki risiko lebih tinggi.

Sumber:http://nova.grid.id/Kesehatan/Wanita/Perempuan-Ketahui-8-Risiko-Jika-Hamil-Di-Atas-Usia-35-Tahun?page=all